Mancing Lagi December 29, 2009
Posted by superwid in Konfrensi Pers.3 comments
Mancing adalah seni, seni menarik dan mengulur umpan yang terkait pada pancing di ujung senar. Mancing adalah seni memainkan umpan agar bisa menarik perhatian ikan. Kadang umpan perlu ditarik agar menimbulkan efek hidup, kadang perlu diulur agar menimbulkan efek pasrah. Tidak ada teori yang pasti. Pengalamanlah yang akan mengajarkan kelihaian seseorang dalam memancing. Sebagai suatu seni tidak pernah ada yang salah dengan apapun yang ada kaitannya dengan mancing. Tergantung bagaimana persepsi tiap orang dalam mengapresiasi mancing sebagai suatu seni.
Tidak ada yang salah dengan mancing.
Itu yang dulu sempat saya pelajari dari si bapak sewaktu perjalanan panjang Jogja-Negeri Antah Berantah. Mancing merupakan suatu yang menyenangkan, tidak pernah membosankan karena bakal ada sesuatu yang baru tiap kita memancing. Entah itu tempatnya, tekniknya, umpannya dan tentu saja hasilnya.
Mancing adalah alternatif yang menggembirakan untuk mengisi waktu luang. Di luar nelayan, mancing adalah suatu hobi yang menyatukan kegiatan olahraga dan rekreasi. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana pun sepanjang di daerah tersebut terdapat air yang menjamin hidup ikan.
Memancing memiliki kenikmatan tersendiri yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain, yaitu saat menunggu umpan dimakan ikan dan saat mendapatkan ikan. Meski hanya banyak diam menunggu umpan dimakan, para pehobi mancing dapat seolah-olah melupakan dunia di sekitarnya.
Maapkeun November 23, 2009
Posted by superwid in Konfrensi Pers.1 comment so far
Bismillah.. (Jarang-jarang saya posting dengan awalan basmalah, ketularan si Bo kayaknya). Saya jadi agak religius.
Saya cuma mau minta maaf kalo banyak yang datang ke blog ini tapi tidak menemukan tulisan baru. Maklum lagi sibuk kejar setoran. Akan segera diupdate secepatnya karena setorannya sudah hampir lunas.
Juga terima kasih kepada semua teman-teman sekalian atas doa dan dukungannya selama ini. mau saya list satu-satu kok ternyata banyak sekali. Tapi daripada saya tulis di kata pengantar nampaknya akan menghabiskan lembaran kertas yang banyak.
Sekali lagi terima kasih.
Ini 2009 Bung October 22, 2009
Posted by superwid in Bukan Saya.12 comments
Sebelumnya saya mau meminta maaf yang sebesar-besarnya jikalau dalam tulisan nanti ada yang merasa teraniaya, tersakiti ataupun ternodai. Saya tidak punya maksud sama sekali untuk melakukan hal-hal tersebut. Saya cuma mau bercerita.. Cerita dan selalu cerita.
Ruangan yang masih sama di bawah tangga kampus selatan, tidak ada yang berubah dari luar. Mungkin hanya lapisan cat yang baru serta papan nama yang tergantung di depan pintu, hadiah dari kampus saat dilakukan akreditasi yang membuat ruangan ini berbeda dari luarnya. Menunjukkan identitasnya sebagai ruangan milik mahasiswa. Mandiri, tanpa intervensi. Lengkap dengan sebuah gembok yang menjaga keamanan isi ruangan ini dari tangan-tangan jahil. Selebihnya tidak ada.
(more…)
Putri 1 October 20, 2009
Posted by superwid in Konfrensi Pers.5 comments
Sepengetahuan saya, saya itu tidak punya bakat psikolog. Saya juga tidak punya latar belakang sebagai seorang konsultan yang handal. Tapi Putri di suatu malam bertanya pada saya, via YM.
Putri : Kamu sudah punya pacar?
Saya : Insaoloh, sebentar lagi. Amin ya Robbal Alamin.
Putri : Kalau begitu saya mau cerita.
Saya : Memangnya kenapa?
Putri : Kalau kamu sudah punya pacar saya nggak jadi cerita sama kamu. Lelaki itu paling tidak bisa menyimpan rahasia kepada pacarnya, sedangkan perempuan paling tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari sahabatnya. Nah kalau kamu sudah punya pacar, kemudian saya bercerita padamu bisa gawat nanti. Kamu cerita ke pacarmu, pacarmu cerita ke sahabatnya. Menyebarlah cerita ini.
Dia lupa bertanya, apakah saya punya blog? Hehe.. Ceritanya nanti-nanti sahaja lah ya..
Sekadar Maaf October 2, 2009
Posted by superwid in Konfrensi Pers.4 comments
Sebelumnya ijinkan saya mengucapkan selamat Lebaran bagi yang merayakan. Semoga rekan-rekan semua mendapatkan angpao yang banyak. Jangan lupa sisihkan 2.5% untuk diberikan kepada yang berhak. Jangan pelit, lepit bin medit nanti rejekinya sedikit, jodohnya sempit, pokoknya amit-amit jabang demit.
Sekalian mau meminta maaf juga, rupanya puasa tahun ini tidak memberikan pencerahan kepada saya untuk membuat tulisan-tulisan baru. Yang ada justru menghasilkan bab 1 dan bab 2. Maklum, kejar setoran biar bisa nikah cepat. Amin..
Baiklah, untuk menghibur para pembaca yang budiman, kiranya akan saya ceritakan sekuel dari kisah yang pernah saya tulis di blog ini sebelumnya. Bingung? Penasaran? Silakan dibaca saja. Mari.. Mari..
Syahdan di suatu pagi di bulan Ramadan beberapa tahun silam, pikiran saya sedang semrawut. Melayang ke langit ke tujuh. Jelas disebabkan karena Joko dkk yang semalam baru saja mengadakan pertemuan rahasia yang menghasilkan sebuah traktat perjanjian yang melibatkan saya secara paksa. Kalau belum mendapat gambaran mengenai perjanjian itu, ada kiranya lebih baik baca selengkapnya.
