Saya lahir di Jogjakarta, tapi akte kelahiran saya Sleman, jadi ya sudahlah itu tidak perlu diperdebatkan. Lulus sekolah saya melanjutkan sekolah di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. Awalnya saya berniat masuk ke prodi Teknik Nuklir, tapi saya takut kalau radiasi mengakibatkan saya bermutasi menjadi superhero. Anda tau kan kehidupan superhero itu tidak menyenangkan, keluarga berantakan dan kisah cintanya pun pilu. Pat Kai misalnya, berulang kali harus merasakan kegagalan cinta.
Sekarang saya berada di lingkungan yang fantastis. Saya tidak bisa mengatakan berada di komunitas kampus di kawasan Jogja ini merupakan suatu anugerah atau musibah. Yang pasti saya senang berada di dalamnya bertemu dengan orang-orang unik dari berbagai belahan dunia. Sunggu kesempatan yang langka dan mungkin saya mesti bersyukur karenanya.
Pertama kali saya memasuki komunitas ini, saya sudah tersesat karena saya dipandu oleh Mas Pemandu yang belakangan saya pergoki ternyata punya kepribadian ganda, yaitu sebagai Sengkuni. Sudah menjadi tabiatnya yang bermulut manis sekaligus lamis. Jadi Anda bisa menyalahkannya atas segala kekhilafan yang saya lakukan. Saya tidak pernah meminta dipandu olehnya, mungkin dia saja yang melihat bakat-bakat terpendam pada diri saya sehingga dia memilih untuk memandu saya.
Tapi ya sudahlah, itu semua sudah berlalu. Sekarang saya mulai menapaki hidup ini dengan lebih optimis.
Lalu apa rutinitas Anda sehari-hari?
Ya begini-begini saja, seperti anggota komunitas ini pada umumnya. Pada umumnya ini tentunya tidak melibatkan Mbak Jenius maupun Mas Jago Koding, tapi lebih kepada mengembangkan hubungan personal antar manusia alias ngobrol-ngobrol di sebuah ruang kecil di bawah tangga Milan bersama dengan teman-teman sepermainan seperti Mas Ketua Angkatan dan Mas Mantan Ketua Organisasi.
Eits, tetapi jangan salah. Di samping hanya ongkang-ongkang kaki di kampus kaki, saya juga suka berolahraga, rencananya sih mau melatih otot saya biar sehat dan kuat.Buktinya Si Kiper sering berjibaku menahan tendangan bola saya. Kemudian Si Striker juga sering menikmati umpan manis dari kaki saya.
Pokoknya banyak kegiatan saya di kampus, bersama teman-teman kampus dan menghabiskan jam-jam kampus.
Anda menyesal berada di komunitas ini?
Seperti sudah saya bilang sebelumnya, saya tidak bisa mengatakan ini anugerah atau musibah. Yang pasti di sini saya menemukan teman-teman baru dengan keunikannya masing-masing seperti Mas Perantau asal Kilimantan (sik.. Nama kabupatenmu apa Bo) yang mengaku introvert, kemudian Mbak Kormasit KKN yang ternyata suka ngambek pas jadi kormasit saya, Mbak Preman yang sering saya pinjami bukunya. Saya menemukan teman-teman yang aneh, menyenangkan, merepotkan, menyesatkan sekaligus membuat kangen jika saya tidak berada dekat dengan mereka.
Hanya seperti itu kehidupan Anda sehari-hari, berkutat di kampus?
Oh tentu saja tidak, dunia kan tidak seluas daun kelor. Jadi di samping tetap eksis di kampus saya juga sering berkunjung ke berbagai tempat di muka bumi ini. Dari sini saya bertemu Komandan saya selama di Argopuro beserta kroco-kroconya dari belantara Jakarta : Mbak Psikolog, Mbak PA, Mas Tukang Sampah, Mas Tinggi yang Pendiam; kroco-kroco cabang Jawa Timur : Mas Gombong, Mas Probolinggo; kroco cabang Purworejo : Mas Pinter Masak.
Di samping itu saya juga bertemu dengan banyak teman lain seperti Mbak AW, Mas AW.
Kebetulan sampai sekarang saya belum diberi kesempatan untuk melakukan perjalanan-perjalanan panjang. Itulah salah satu impian saya.
Perjalanan ke mana yang menjadi impian Anda?
Sebenarnya saya ingin sekali pergi ke Afrika, ke Kilimanjaro tepatnya. Anda tau Kilimanjaro kan? Kalau tidak tau boleh tanya sama Mbak Suku Pedalaman Afrika yang nyasar ke Jogja. Beliau akan menjelaskan kepada Anda mengenai kebudayaan dan kekayaan alam Afrika yang eksotis dan penuh dengan misteri. Siapa tau Anda akan diajari menggunakan kode asap, sangat berguna jika Anda tersesat di pedalaman Afrika.
Kok malah milih ke Kilimanjaro? Ndak ke Pulauku aja, pulau Kilimantan… Di sini kamu bakal lebih putih, soalnya sungai kapuas banyak merkurinya. *masuk akal to?”
(Pertanyaan dari Bo)
Yak, pertanyaan yang sangat menarik. Memangnya menarik dimananya ya? Jadi begini Sodara Bo, Insyaalloh, sekali lagi Insyaalloh saya akan mengunjungi pulau Anda itu. Tapi entah kapan, se-entah kapan saya akan ke Afrika untuk mengunjungi Kilimanjaro. Mungkin suatu saat jika Mas Bangun bersedia menemani sekaligus membayari saya. Punya banyak impian kan tidak salah, wong punya banyak dosa saja juga salah. Kelak jika saya sudah menancapkan kaki di sana, saya ingin diantarkan mengelilingi pulau itu, jikalau sempat bolehlah berkenalan dengan gadis-gadis Dayak yang konon kabarnya cantik-cantik itu.

Bujug buneng… 3 bulan.. 3 bulan.. Ternyata ngumpet di sini kamu Wid?
Aku masukin blogroll…
Btw, tulisanmu keren Wid. Mbok jadi penulis aja, ndak usah diselesain skripsinya..
sepakat!!! tulisanmu keren wid….
yang agak2 sastra oke juga tuh! yang lucu2 yo lucu kok..
Weih..iyo wid, tulisanmu apik….baca tulisanmu ra iso disambi..je…
Ndang diterbitke..wae..aq nduwe kontak beberapa orang “dalam” penerbit…he..he….maksud.e..
boleh.. minta kontaknya dong, nanti anda saya masukkan ke dalam ucapan terima kasih paling akhir
Ngapusi! mbil! GABILEKAAA
betulllll…..ini ngapusi. lambe2 dorna!
ini yang ngomong pastinya lambe-lambe sengkuni.. lamis!!
perbuatan bodoh:
>> mengeklik link terakhir, berharap bukan saia, eee..ladalah..tetep ngelink neng aku to, ku********* !!!! (baca: kura-kura ninja)
naluri alamiah Fi, akuilah itu
kormasit ki nesu2 mergane anak buahe nduableg2 kabeh wahahahaha…
ah saya jadi anak baik waktu itu
R u sure, I am jenius? he..he…
dilarang mengetik menggunakan bahasa inggris
yang bener am I genius, af!
kalo aku sih, jawabannya: yes I am
Mas Arya Suman, anda ini licik bukan jenius :p
Hm.. ini jadi page tanya jawab to rupanya?
Tanya: Kok malah milih ke Kilimanjaro? Ndak ke Pulauku aja, pulau Kilimantan… Di sini kamu bakal lebih putih, soalnya sungai kapuas banyak merkurinya. *masuk akal to?”
Oia, asal saya bukan Pontianak lagi, soalnya kabupaten saya udah dimekarin.. perpanjang KTP sekarang udah gak ribet, gak mesti naek sampan ke hilir. Itu pun kapalnya dateng pas bulan purnama aja, pas pasang..
Ya, halaman ini saya persembahkan khusus bagi fans setia saya (nah loh) yang ingin menanyakan tentang diri saya maupun diri saya yang lain. Pertanyaan Anda sudah saya jawab di atas. Semoga terhibur.
Tanya:
kok nama saya dibawa2??
memang sih saya pengen ke kalimantan buat jalan2… tapi kan klo mbayari sampeyan ya jadi rada berat… nanti niatnya bisa ilang..
hehe
mending anda saja yang mbayari saya gimana??
Klo saya dibayari, dipastikan akhir mei kita berangkat!!
Mei? Meibi neks yir? Meibi neks laif?
Tanya: di G700, ada fitur T9 tapi yang Indonesian ga? Soalnya jari saya jd pegel kalo ngeblog via hape,mesti disingkat2 gitu..(pertanyaan ga nyambung)
Tanya: Seberapa banyak koleksi buku Anda? Kapan kita mengakuisisi Gramedia atau Togamas atau QB? Daripada baca gratis terus…
Tanya: Kok ga ada posting tentang resolusi tahun ini? Biar ada target begitu..
Udah,pertanyaan saya sedikit(?) sahaja.. Btw,kalo Anda jadi presiden, kami di sini perlu dokter gigi.. Terima kasih.
Wuaduh, ini banyak kali pertanyaan.
G700, nampaknya Anda bisa membuat software java untuk T9-nya. Nanti saya menjadi pengunduh pertama. Saya juga butuh itu, tapi saya jarang SMS, lebih sering membalas SMS.
Buku saya, lumayan ada. Meskipun tidak banyak, kalau kertasnya dibakar cukuplah untuk membuat api unggun barang satu atau dua jam.
Resolusi? Tujuan hidup saya cuma satu: masuk surga.