jump to navigation

Stadion February 23, 2009

Posted by superwid in Jalan.
trackback

“Hari gini masih pakai yang gratisan, beli hostingan ma domain sendiri dong!”, kata teman saya.
“Mending duite ngge nonton bal-balan!”

————————————–

Daripada menonton Liga Eropa yang kadang jam tayangnya di televisi tidak manusiawi untuk ukuran orang Indonesia saya lebih suka menonton Liga Indonesia yang jam tayangnya juga tidak manusiawi untuk ukuran orang Eropa. Liga Eropa biasanya tayang setelah tengah malam, sangat mengganggu proses metabolisme tubuh. Saya bukan makhluk nocturnal, jadi sangat memberatkan mata jika harus menonton Liga Eropa yang sayangnya lagi dikomentari dalam Bahasa Inggris. Jadi dari tahun ke tahun orientasi tontonan sepakbola saya bergeser dari Liga Eropa ke Liga Indonesia.

Pertandingan sepakbola di Liga Indonesia lebih interaktif daripada Liga Eropa. Di Liga Indonesia, penonton dituntut untuk lebih aktif dan lebih banyak berekspresi dalam menonton sepakbola. Mulai dari pengembangan bakat dalam hal cela mencela dan menghina dina hingga pelatnas olahraga lain seperti lari halang rintang yang dilakukan suporter saat dikejar polisi, lempar botol hingga yang paling seru serta melibatkan banyak pihak : bela diri alias tawuran.

Itulah yang membuat Liga Indonesia lebih menarik. Di samping mendapat suguhan tontonan sepakbola, juga ada tontonan sampingan lain. Yang lebih seru tentunya daripada melihat 22 orang memperebutkan satu bola.

Advertisements

Comments»

1. afia - February 24, 2009

“Hari gini masih pakai yang gratisan, beli hostingan ma domain sendiri dong!”
Klo da yg gratis knp pilih yg bayar…he..he.. :p

koe kan wis bergaji fia, aku tumbasne domain karo hostingan dong

2. chiell - February 26, 2009

Kalo yang gratis itu lebih handal daripada yang berbayar??]
Enak gratis.

sik.. sik.. aku butuh ngakak ndisik melihat kontribusimu kemaren di liga himakom, bersama kakanda tercinta berhasil membuat dagelan di lapangan bola

3. joesatch yang legendaris - March 2, 2009

yak! saya memang pelatih hebring. 2 pergantian terakhir sukses merubah suasana pertandingan dan situasi lapangan plus gaya permainan. ini yang saya sebut sebagai effective footbal; efektif membuat penonton dan sesama pemain terpingkal, maksudnya 😆

Ya ya, tidak sia-sia anda menjadi Mahapatih Astina


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: