jump to navigation

Dilarang March 27, 2016

Posted by superwid in Uncategorized.
trackback

Setiap bulan dalam setahun ke belakang saya selalu bepergian. Minimalnya dalam satu bulan saya mesti menempuh perjalanan lima ratus kilometer pp yang dilalui via darat dan udara dengan waktu tempuh sekitar delapan jam sekali jalan dan berganti lima mode transportasi. Bisa dibayangkan betapa tersiksanya pantat saya yang mesti mencium kursi hampir sepertiga hari yang dilalui. Bukan kursi kantor atau kelas yang nyaman ber-AC, namun kursi mode transportasi. Mulai dari yang peling empuk dan nyaman, hingga yang keras dan empet-empetan. Saya memang suka jalan-jalan tapi kalau keseringan dan rutenya itu-itu saja tentu saja membosankan. Pemandangan yang dilihat itu-itu juga. Jenuh. Salah satu solusi untuk membunuh kejenuhan karena menunggu waktunya tiba di tempat tujuan adalah berinteraksi dengan manusia lain. Berbincang dengan teman perjalanan yang biasanya selalu berubah tiap lawatan. Baik teman yang sudah dikenal sebelumnya maupun yang baru tahu di jalan.

Bertemu orang-orang baru tentu saja mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Sekali waktu saya pernah bercakap-cakap dengan seorang pekerja kesehatan yang mengurusi masalah kesehatan jiwa perempuan. Jadilah saya kenyang diceramahi untuk bersikap baik dengan semua perempuan, terutama ibu dan istri. Katanya, saya harus sering-sering berbagi peran untuk menyelesaikan kegiatan rumah tangga. Semisal : istri mengurus anak, saya merapikan rumah. Istri memasak, saya yang menghabiskan. Hehehe…

Lain waktu, saya juga pernah bertemu dengan pemuda dari kampung saya yang sedang merantau di ibukota. Dia bercerita bagaimana kerasnya hidup di ibukota. Perjuangannya dari jadi helper tukang bangunan hingga sekarang menjadi koki di salah satu hotel berbintang di sana. Katanya, hidup ini harus diperjuangkan. Mesti banyak bersyukur.

Dan berbagai macam tipikal orang yang selalu memberikan pelajaran baru dan berbeda dalam setiap pertemuannya.

Namun semenjak banyaknya kasus penculikan dan penyebaran paham baru yang konon katanya menyesatkan, istri saya mulai khawatir. Saya dilarang untuk sering-sering ngobrol dengan orang yang baru ditemui di perjalanan. Katanya takut kalau saya diculik dan dicekoki paham yang menyesatkan itu. Padahal sumpah, saya tidak jago dalam hal bercocok tanam. Seumur-umur saya baru berhasil menyemai biji cabe dan pepaya, merawatnya hingga tumbuh buahnya. Mau apa mereka menculik saya coba? Menurut saya itu suatu hal yang sia-sia. Saya tidak punya keahlian dalam bidang agraria. Rasa-rasanya kalau saya diculik tidak ada manfaatnya, malahan hanya menghasilkan lapar dan dahaga.

Toh saya menurut juga apa kata istri saya. Alhasil saya sering kebingungan bagaimana cara membunuh waktu di jalan. Berbagai cara sudah saya coba namun sampai sekarang belum ada yang menyenangkan dan mengasyikkan kecuali tidur sepanjang perjalanan. Tapi namanya tidur di dalam kendaraan tidak senyaman tidur di kasur. Kelamaan tidur bisa bikin badan pegal dan leher sakit. Buntutnya saya sering menghitung. Karena membilang hutang bikin pening dan menghitung jumlah domba sudah terlalu biasa, saya punya ide baru. Saya menghitung, lebih banyak alfamart atau indomaret di pinggir jalan. Kalau bosan, saya bandingkan jumlah avanza dan xenia sampai akhirnya saya ketiduran juga.

Sesekali saya masih menyempatkan diri berbincang dengan kenalan baru di perjalanan, teman satu bangku saat naik kendaraan umum. Akan tetapi belakangan semakin jarang orang yang mau diajak berbincang kecuali orang yang sudah sangat tua atau malah yang masih balita. Rasa-rasanya arah masyarakat kita semakin tidak peduli dengan dunia sekeliling. Kini orang-orang sudah mulai sibuk dengan perangkat telepon selulernya dan dunia imajinasi mayanya masing-masing. Begitu pula saya yang pada akhirnya jadi ikut sibuk mengutak atik telepon seluler. Menulis postingan ini.

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: